Skip to content

Burung Beo yang pintar

by on November 4, 2010

Alkisah, Ani adalah seorang menantu yg tidak pernah akur dengan mertuanya.

Setiap kali bertengkar, Ani selalu berkata kepada mertuanya, “Lebih baik, kamu cepat mati saja”

Sang Beo yg ada di samping rumah sering mendengar kata² Ani tsb dan akhirnya bisa menirunya, “Lebih baik, kamu cepat mati saja”

Tentu saja hal itu membuat Bambang, suami Ani sangat malu.

Bambang ingin agar sang beo mengucapkan kata² yg baik saja, dan melupakan kata² yg tidak pantas tsb.

Dia lalu menitipkan sang beo kepada Pastor dan diletakkan di taman samping gereja.

3 bulan telah berlalu.
Bambang yakin, sang beo yg se-hari²nya berada di lingkungan gereja, telah bisa mengucapkan kata² yg baik, lalu membawanya pulang.

Seperti biasa, konflik antara Ani dengan mertuanya terjadi lagi,
lalu Ani berkata kepada mertuanya, “Lebih baik, kamu cepat mati saja”

Sang beo dengan spontan menjawab, “KABULKANLAH DOA KAMI, YA TUHAN”

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: